Jumat, 18 Mei 2012

AGAR PERSAHABATAN TETAP SEHAT


Seorang sahabat ,siapa pun dia adalah juga manusia biasa. Seperti kita, sahabat pun punya kekuarngan dan keterbatasan yang harus dimengerti dan dihormati. Tapi sayang, tidak semua orang mau menyadari hal tersebut. Maka tidak heran kalau banyak persahabatan yang harus kandas ditengah jalan. Kadang penyebabnya adalah hal-hal sepele yang sebenarnya bisa dihindari. Seringkali kerikil-kerikil tajam jadi batu sandungan yang bisa berakibat fatal bila kita tak cukup arif menyikainya. Padahal, untuk menjalin persahabatan tetap sehat dan bugar, hindari kerikil-kerikil tajam tersebut dengan cara :
1.       Tetap menghargai sebagai pribadi
Jangan pernah menganggao dia sebagai milik kita seorang. Ingat, dia tetap seorang prinadi yang punya kehidupan sendiri. Diluar persabahatan dia juga punya keluarga, punya orang tua, adik, teman, pacar, dan pergaulan lainnya untuk melakukan apapun yang dia mau. Jadi, jangan pernah mengekang, mengatur, atau banyak menurut. Dan kita harus menerima kalau suatu saat dia tidak selalu bersama kita.

2.       Tetap bersikap ramah dan sopan
Sama halnya dengan pergaulan pada umumnya , dalam persahabatn pun punya yang namanya tata karma atau sopan santun itu perlu. Ini penting untuk menghindari adanya pihak-pihak yang merasa dirugikan atau disakiti. Hubungan yang sudah sangat dekat dan akrab pun bukan berarti kita bisa bertindak seenaknya. Misalnya, barang pinjaman jangan dijadikan setiap batang itu seperti mili pribadi, kasih ucapan selamat di hari-hari istimewanya, telepon dulu sebelum dating ke rumahnya, jangan ragu untuk sekedar berucap maaf atau terimakasih. Sedekat-dekatnya kita dengan sahabat yang namanya sopan santun penting. Lagi pula tidak selamanya suasana hati selalu baik, adakalanya stress, cape, bĂȘte , bersemayam dalam diri setiap orang. Karena itu sekali lagi, jaga sikap.

3.       Dapat menahan diri
Bila muncul persoalan diantara kita dan sabahat, jangan bertindak sendiri tanpa sepengetahuan sahabat. Sebaliknya seleseikan semua persoalan dengan rembukan terlebih dahulu. Dengar pendapatnya, pahami isi pikiran nya. Sebisa mungkin kita harus menahan perasan, jangan cepat emosi, atau tersinggung. Bicarakan segalan sesuatunya secara terbuka. Jangan egois, jangan memaksakan kehendak sendiri, kalau itu yang terjadi apalah artinya seorang sahabat.

Ref  : majalah SMP Martia Bakti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar